Showing posts with label Al-Ghazali : Menuju Labuhan Akherat. Show all posts
Showing posts with label Al-Ghazali : Menuju Labuhan Akherat. Show all posts

June 24, 2010

4.Kebangkitan Yang Terjadi Diantara Dua Tiupan (bagian 2)

Kebangkitan Yang Terjadi Diantara Dua Tiupan (bagian 2)
Demikianlah sikap Allah swt. terhadap orang yang Dia muliakan. Dia mengaruniakan dari kekuasaan pertolongan dan kebesaran maaf-Nya. Allah berkata kepada Daud, "Kembalilah ke mimbarmu dan bacalah sisa Zabur yang belum selesai!" Lalu Daud melakukannya. Kemudian Bani Israel diperintahkan untuk dibagi menjadi dua bagian: Satu bagian bersama orang-orang mukmin dan satu bagian bersama orang-orang yang durhaka.

4.Kebangkitan Yang Terjadi Diantara Dua Tiupan (bagian 1)

Kebangkitan Yang Terjadi Diantara Dua Tiupan
Ini merupakan kematian kedua, sebab kematian ini mencegah berfungsinya indra batin.  Sedangkan kematian jasmani mencegah berfungsinya indra lahir karena jasad itulah yang melakukan gerakan.  Juga karena mereka tidak diperintahkan lagi untuk sholat, puasa dan ibadah lainnya.

June 23, 2010

3.Keadaan Ahli Kubur Dan Perihal Hari Kiamat (Al-Ghazali)

3.Keadaan Ahli Kubur Dan Perihal Hari Kiamat
Para ahli kubur itu berada dalam empat keadaan; pertama, sebagian dari mereka ada yang duduk diatas tumitnya sehingga matanya berantakan, bangkai (tubuhnya) membusuk dan jasadnya kembali menjadi tanah.  Setelah itu ruh tetap berputar-putar di alam malakut dibawah langit dunia.   Kedua, sebagian lagi ada yang terserang rasa kantuk yang hebat yang dikirimkan Allah SWT sehingga ia tidak mengetahui apa yang terjadi sampai ia terjaga bersamaan dengan tiupan sangkakala yang pertama, kemudian ia mati.   Ketiga, sebagian lagi ada yang tidak tinggal dikuburnya kecuali dua atau tiga bulan, kemudian ruhnya menunggang burung yang membawanya ke surga.

2.Persaksian Ruh Baik dan Ruh Jahat (Al-Ghazali)

2.Persaksian Ruh Baik dan Ruh Jahat
Adapun orang fajir, maka nyawanya dicabut dengan kasar, sehingga matanya melotot.  Malaikat pencabut nyawa berkata kepadanya, “Keluarlah jiwa yang kotor dari jasad yang hina”.  Maka ia menjerit hebat karena malaikat pencabut nyawa telah menyerahkannya kepada malaikat Zabaniyah yang sangat buruk rupa, berpakaian hitam kelam, berbau busuk dan ditangannya terdapat lilitan rambut kasar.  Kemudian ia menutupi nyawa kotor tersebut kedalamnya.  Ruh tersebut berubah menjadi sosok manusia sebesar belalang, sebab sesungguhnya di akherat nanti sosok orang kafir lebih besar dari sosok tubuh orang mukmin.  Dalam hadist shahih dikatakan bahwa taring orang kafir sebesar gunung Uhud.

June 22, 2010

1.Nabi Adam AS dan Perjalanan Ruh Menuju Tuhannya (Al-Ghazali)

1.Nabi Adam AS dan Perjalanan Ruh Menuju Tuhannya
Ketika Allah SWT “menggenggam” (dengan) dua genggaman yang Dia genggam ketika mengusap punggung Adam AS, maka seluruh (manusia) yang Dia kumpulkan pada pengumpulan pertama adalah dari bagian (tubuh Adam) sebelah kanan dan pada pengumpulan yang lain adalah dari bagian (tubuh Adam) sebelah kiri.  Kemudian Allah SWT membentangkan genggaman-Nya, dan Adam AS pun melihat mereka (anak-anak cucunya) berada di”kedua telapak tangan”-Nya, seperti bintik-bintik atom, lalu Dia berfirman, “Mereka akan masuk syurga, dan Aku tidak peduli, sebab mereka mengamalkan amalan ahli syurga. Dan mereka akan masuk neraka, dan Aku tidak peduli, sebab mereka mengamalkan perbuatan penduduk neraka”.

 

Tags

informasi sudut Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template