August 14, 2010

Mengapa Angka 13 Dianggap Bawa Sial?

Kepercayaan terhadap angka-angka sama tuanya dengan peradaban manusia. So,  mengapa angka 13 dianggap bawa sial?

Kita kadung gandrung dengan angka-angka, dengan perhitungan. Mau menikah, hampir seluruh anggota keluarga hibuk pilah-pilih hari. Ingin punya nomor ponsel baru, jejarian lekas tangkas bongkar tumpukan kartu SIM di gerai pulsa. Bahkan kadang hati ini tergerak juga untuk mengkalkulasi nama yang kita sandang: Membawa peruntungankah ia, atau justru bikin buntung?
Kita bisa menyebut kecenderungan semacam itu sebagai efek dari numerologi, yang dijabarkan Wikipedia sebagai suatu sistem, tradisi, atau kepercayaan akan adanya ikatan mistis antara angka-angka dengan benda-benda atau makhluk hidup. Para ahli numerologi percaya bahwa segala yang terhampar di bumi dapat diubah ke dalam bentuk angka. Tiap angka mewakili spektrum maha luas yang mencakup hal-hal positif dan membangun serta elemen-elemen negatif yang meluluhlantakkan.

Banyak yang menahbiskan Pythagoras sebagai bapak dari numerologi barat, seperti dapat dibaca di buku The Complete Idiot's Guide to Numerology. Sebuah adagiumnya menegaskan pengakuan itu: "Dunia dibangun di atas kekuatan angka-angka."

Namun sesungguhnya praktik numerologi telah jauh lebih tua dari umur dari sang bapak. Sebutlah misalnya aksara Ibrani, yang berdasar atas angka-angka. Pun, dalam kebudayaan Yunani, angka-angka tertentu dianggap lebih mulia atau nista dari yang lainnya. 888 dianggap sebagai menyimbolkan pikiran sang Maha. Variasi bahasa Yunani atas Yesus - 'lesous' - tegak lurus dengan angka 888. Angka 666 mewakili sang Fana. Perjanjian Baru menyebut 666 sejajar dengan Iblis.

Praktik dari numerologi, yang dianggap sebagai tingkatan terendah, menyentuh aspek magis angka-angka, yang hasilnya kerap dianggap sebagai ramalan. Pythagoras tak menyarankan hal itu. Tapi, masih banyak pihak yang mengaitkan praktik yang menjurus klenik itu dengannya.

Contoh dari praktik serupa dapat terlihat dari kepercayaan yang berkembang di Cina. Dalam tradisi bangsa itu, angka 4 (empat) dianggap membawa kesialan karena secara fonetis bunyinya mirip dengan kata 'mati' (bahasa Kanton). Itu yang bikin banyak gedung yang menyundul langit jakarta tak mengimbuhkan satuan 4 di pada lift, hanya jika pemiliknya warga keturunan Tionghoa.

Namun, uniknya, angka 4 dalam bahasa Shanghai bunyinya seturut dengan kata 'air', yang dianggap hoki, karena air dianggap punya hubungan dekat dengan uang.

Kiranya, tidak ada yang melebihi popularitas angka 13 dalam hubungannya dengan takhyul. Dunia mesti berterima kasih terhadap film-film produksi Hollywood yang telah menyebarkan kepercayaan masyarakatnya atas angka 13. Dalam kepercayaan itu, segala yang mengungkit angka 13 akan dihindari: Tanggal 13 (terutama Jumat, seperti hari ini), lantai ke 13, meja tamu berjumlah 13, dan seterusnya.

Bahkan, seperti yang diterakan dalam about.com, ada legenda yang beredar yang mengatakan bahwa jika ada 13 orang duduk semeja ketika makan malam, salah satunya akan mati pada tahun itu. Bangsa Turki lebih nekat lagi. Saking sebalnya mereka dengan 13, mereka tega menghilangkan kata untuk angka itu dari kamus.

Jangan tersenyum dulu. Kini saatnya anda menghitung jumlah huruf pada nama anda. Jika jumlahnya 13, anda akan meraih keberuntungan yang dikaruniakan oleh setan. Simaklah nama penjahat kelas kakap dunia ini, yang terdiri atas 13 aksara: Jack the Ripper, Charles Manson, Jeffrey Dahmer, Theodore Bundy, dan Albert De Salvo.

Mereka yang bergidik dengan angka 13 tercatat menderita Triskaidekaphobia. Dan, mereka yang cemas dengan hari Jumat yang bertanggal 13 disebut menderita paraskevidekatriaphobia. Konon, ketakutan yang mereka alami itu disebabkan oleh hal-hal berikut, seperti dikutip dari situs Associated Content:

- Bangsa Ibrani kuno menganggap 13 sebagai angka sial sebab huruf ketiga belas dalam alfabet Ibrani merupakan aksara 'M', huruf pertama kata 'mavet', yang artinya kematian.
- Last Supper yang termasyhur itu dihadiri oleh 13 orang. Judas adalah yang pertama berdiri, pun yang pertama wafat.
- Para Ksatria Templar ditangkap dan dieksekusi pada tanggal 13 Oktober 1307.
- Di tengah masyarakat yang patriarkal, 13 dianggap sebagai angka feminin dan karenanya dianggap pembawa sial.
(sumber : VIVAnews.com/Bonardo Maulana Wahono)

11 comments:

Macam2 Info on August 14, 2010 at 4:01 PM said...

kalo aku pribadi sih gak percaya yg beginian,krn sial ato gak tergantung kita percaya ato gak...

Karlz on August 16, 2010 at 10:59 AM said...

klo q masih percaya ga percaya.. hal2 seperti ini memang tdk d pungkiri lage.. sdh bny yg mengalami-nya.. tp apa itu memang kebetulan ato angka 13 memang pembawa sial.. hal2 seperti menarik untuk d pecahkan Mistery-nya

suwune on August 16, 2010 at 11:29 AM said...

hpkoe digit akhir 13 flexiku 1113 sial gak ya semoga aja tidak, amiin

COMPLETE - ALL in One Blog on August 17, 2010 at 10:13 AM said...

Di dunia ini tidak ada yang namanya kesialan, itu hanya omong kosong...
Percayalah bahwa ALLAH akan memberikan apa yang terbaik bagi umatnya.

Andreas on August 21, 2010 at 7:19 AM said...

Nice info sob..
Saya akan tetap jalani hidup ini..
hahaha...
luarbiasa...

> KOMUD <

blue on August 21, 2010 at 10:49 AM said...

Friend...your link "informasi sudut" already added, please put back my link on your blog,thanks

oempak on August 27, 2010 at 3:34 PM said...

percaya ato gaknya klo saya sih jalani aja, klo masalah kbtulan bs saja, tp kita jgn trlalu percaya, lagian angka" itu memang bagian dari kehidupan :D

mas kholiq on August 27, 2010 at 4:21 PM said...

tapiu menurut primbon nggak sigituhnya kali

bolehngeblog on September 6, 2010 at 3:31 PM said...

sebenarnya sih semua hari dan semua tanggal itu baik, tapi pada beberapa kasus, para orang tua ingin mencari hari dan tanggal yang jauh lebih baik lagi..

penghuni60 on September 25, 2010 at 11:00 AM said...

penasaran ama Fenomena Telur Berdiri, cek keblogku sob, ada update terbaru

qbonk on December 19, 2010 at 10:05 AM said...

Wahhhh baru tau aku......trims ya infonya

Post a Comment

 
informasi sudut Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template